Motif Bungo Teratai dan Maknanya pada Batik Jambi
Bilah Samping Artikel
Isi Artikel Utama
Abstrak
Batik Jambi dengan motif bungo teratai memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang kaya. Batik ini berasal dari provinsi Jambi, Indonesia, yang terletak di pulau Sumatera. Motif "bungo teratai" menggambarkan bunga teratai, yang memiliki makna khusus dalam budaya Jambi. Bunga teratai sering kali dianggap sebagai simbol kesucian, keindahan, dan kemurnian. Dalam budaya Jambi, motif bungo teratai digunakan dalam batik untuk menggambarkan keelokan alam, dan juga sering kali dikaitkan dengan keindahan alam Jambi, seperti sungai, danau, dan hutan yang subur. Selain itu, motif ini juga mencerminkan makna spiritual dan filosofis dalam kehidupan masyarakat Jambi. Selama bertahun-tahun, batik Jambi dengan motif bungo teratai telah menjadi bagian penting dari tradisi pakaian dan budaya Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari motif bungo teratai dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sebagai hasilnya, Batik Jambi motif bunga teratai memiliki makna simbolis yang mendalam bagi masyarakat Jambi. Bunga teratai melambangkan kesucian, keanggunan, dan keteguhan hati. Makna-makna ini sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Jambi. Batik Jambi dengan motif bungo teratai tidak hanya menjadi simbol keindahan seni, tetapi juga sebuah warisan budaya yang dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Jambi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Fitri Kartika Sari, Agustin C Karay, KEWENANGAN OMBUDSMAN SEBAGAI LEMBAGA INDEPENDEN DALAM PELAKSANAAN LAPORAN MASYARAKAT , ADIL: Vol 2 No 1 (2020): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Fitri Kartika Sari, Harmaini Harmaini, Siwi Amelia, Penerapan Sanksi Pidana Adat Bagi Pelaku Pencurian di Wilayah Talang Kawo Bangko , ADIL: Vol 4 No 2 (2022): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Ruwaiza Sasmita, Adat Lubuk Larangan Dalam Menjaga Kelestarian Sungai Pada Masyarakat Muara Siau , ADIL: Vol 4 No 2 (2022): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Fitri Kartika Sari, Penegakan Hukum Lingkungan (Study Kasus Oknum Kades Melakukan Penebangan Liar di kawasan Hutan Produksi) , ADIL: Vol 4 No 1 (2022): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Ruwaiza Sasmita, Penerapan Metode Crossword Puzzle Untuk meningkatkan Prestasi Belajar Pada Mata Kuliah Bahasa Inggris , ADIL: Vol 4 No 1 (2022): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Ruwaiza Sasmita, Annisa Ullatifa, Fitri Kartika Sari, Pandangan Hukum dalam Tradisi Kawin Lari di Desa Rantau Panjang Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin , ADIL: Vol 5 No 2 (2023): ADIL
- Ruwaiza Sasmita, Hayati Hayati, Angra Melina, Pengaruh Konsep Diri dan Resiliensi terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Hukum , ADIL: Vol 5 No 1 (2023): ADIL
- Ruwaiza Sasmita, Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Kewarganegaraan Menggunakan Metode the Power of Two , ADIL: Vol 3 No 2 (2021): Adil : Jurnal Hukum STIH YPM
- Fitri Kartika Sari, Deni Satria, Kusaimah, Tauhid, Amar Bintang, Implementasi Hak Asasi Manusia Dalam Penyelesaian Perkara Kekerasan di Dalam Rumah Tangga Berdasarkan Undang-Undang Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga , ADIL: Vol 7 No 2 (2025): ADIL