Environmental Law Enforcement (Case Study of Village Head Persons Carrying Out Illegal Logging in Production Forest Areas)

Main Article Content

Fitri Kartika Sari

Abstract

Forests are the lungs of the world, a place where living things and various natural resources can be found in forests, and many natural resources are invaluable that provide great benefits to humans. Forests are also natural resources that provide so many benefits to humans. the research used is juridical-normative with the type of dogmatic research, the form of research is prescriptive legal relations. The specification of this research is descriptive-analytical. The data collection method used was through the library research method (library method) by examining document materials and library materials for law enforcement against cases of illegal logging.

Article Details

How to Cite
Sari, Fitri Kartika. “Environmental Law Enforcement (Case Study of Village Head Persons Carrying Out Illegal Logging in Production Forest Areas)”. Adil : Jurnal Hukum STIH YPM 4, no. 1 (May 26, 2022): 102-110. Accessed April 29, 2026. https://adil.stihypm.ac.id/index.php/ojs/article/view/116.
Section
Articles

References

Amiruddin & Zainal asikin, pengantar Metode Penelitian Hukum, 2012, Raja Grafindo Persada Jakarta. Hal 188

Cahyono, S. A., Warsito, S. P., Andayani, W., & Darwanto, D. H. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebakaran hutan di Indonesia dan implikasi kebijakannya. Jurnal Sylva Lestari, 3(1), 103-112.

Chandra, F. (2020). Peran Masyarakat Hukum Adat Dalam Mewujudkan Pelestarian Lingkungan Hidup. Ekopendia, 5(1), 103-110.

Chandra, F. (2021). Peran Pemuda Sebagai Agen of Change Lingkungan Hidup dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. ADIL, 3(1), 1-11.

Chandra, F. (2023). Antropologi Hukum Dalam Masyarakat. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 1(1), 1-11.

Chandra, F. (2024). Hukum Lingkungan. Meja Ilmiah Publikasi.

Chandra, F., & Harmaini, H. (2023). Membangun Hutan Lestari: Analisis Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 10(2), 179-188.

Hartati, H. (2023). Spatial Planning for Mining Exploitation Rights in Forest Area. ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 17(1), 19-34.

Narindrani, F. (2018). Upaya masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan pembalakan liar di Indonesia. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(2), 241.

Pasai, M. (2020). Dampak kebakaran hutan dan penegakan hukum. Jurnal pahlawan, 3(1), 36-46.

Pranata, I. G. F. A., Yuliartini, N. P. R., & Mangku, D. G. S. (2021). Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penebangan Liar di Kabupaten Buleleng. Jurnal Komunitas Yustisia, 4(1), 35-44.

Salam, Rahayu. “Kearifan Lokal Masyarakat Adat Dalam Pengelolaan Hutan Di Pulau Wangi-Wangi.” Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya 8, no. 1 (2017): 113–128.

Wirmayanti, P. A. I., Widiati, I. A. P., & Arthanaya, I. W. (2021). Akibat Hukum Penebangan Hutan secara Liar. Jurnal Preferensi Hukum, 2(1), 197-201.

Subhan. “Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Perambahan Hutan Tnks (Studi Kasus Di Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin)” (2021).

Tandir Rahmadi, Op.cit., hlm. 165

“Kompas.Com” (2022).

Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004.

Undang-Undang No 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.