Kinerja Kelompok Pengelola Hutan Adat Desa Guguk Dalam Pengelolaan Hutan Adat Bukit Tapanggang Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin

Isi Artikel Utama

Sukur Sukur

Abstrak

Penelitian ini berawal dari masalah serius yang terjadi antara masyarakat desa Guguk dengan PT. Injapsin dengan menempuh proses berliku dan perjalanan panjang dalam usaha mempertahankan kawasan Bukit Tapanggang yang termasuk tanah adat marga Pembarap dari tahun 1997 sampai terbentuk diakui dan disahkan  hutan adat pada tahun 2003. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Kelompok Pengelola Hutan Adat Desa Guguk Dalam Pengelolaan Hutan Adat Bukit Tapanggang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Desa Guguk Kecamatan Renah Pemberap Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data/ penyajian data, mengambil kesimpulan lalu diverifikasi. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, Kinerja Kelompok Pengelola Hutan Adat Guguk sudah diatur dan tersusun dalam bentuk pengakuan hukum oleh Pemerintah Daerah melalui keputusan Bupati Merangin No. 287 Tahun 2003 Tentang pengukuhan Kawasan Bukit Tapanggang Sebagai Hutan Adat. Kedua, Pemanfaatan Hutan Adat Guguk di desa Guguk sudah dirasakan oleh masyarakat Guguk yang bisa menggantungkan hidupnya. Dengan kinerja dan kearifan lokal satu bentuk nilai, sikap,  persepsi, perilaku dan respon suatu masyarakat lokal yang berinteraksi pada suatu sistem kehidupan dengan alam dan lingkungan. Ketiga, Kendala dalam mengelola Hutan adat Guguk di desa Guguk yaitu pada saat pendirian Hutan Adat Guguk adalah Pemikiran yang negatif muncul dari berbagai masyarakat dan pada saat pengelolaan hutan Adat Guguk adalah banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan peraturan yang telah ditetapkan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sukur, Sukur. “Kinerja Kelompok Pengelola Hutan Adat Desa Guguk Dalam Pengelolaan Hutan Adat Bukit Tapanggang Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin ”. ADIL 4, no. 2 (November 26, 2022): 1-13. Diakses Februari 23, 2024. https://adil.stihypm.ac.id/index.php/ojs/article/view/80.
Bagian
Articles

Referensi

Departemen Kehutanan. 1999. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. (www.dephut.go.id, diakses 12 Oktober 2014)

KKI-WARSI/BirdLife. 2004. Potret Hutan Jambi. KKI-Warsi Jambi dan BirdLife Indonesia, Bogor, Indonesia

Lembaga Adat Provinsi Jambi, Pokok-pokok Adat Pucuk Jambi Sembilan Lurah, (2001).

Lexy J. Moleong. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Peraturan Daerah Provinsi Jambi No. 5 Tahun 2007 tentang Adat Melayu Jambi.

Sugiyono. 2009. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Soerjono Soekanto. 2012. Hukum Adat Indonesia. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Soepomo, 1996. Bab-Bab Tentang Hukum Adat, Jakarta: Balai Pustaka

Tim Pengelola Hutan Adat Guguk, Keputusan Bupati Merangin No 287 Tahun 2003: 4 (Desa Guguk Kec.Renah Pembarap Kab. Merangin Prov.Jambi, 2010).

_____________, Profil Hutan Adat Guguk (Desa Guguk Kec.Renah Pembarap Kab.Merangin Provinsi Jambi).

_____________, Sejarah Singkat Hutan Adat Guguk (Desa Guguk Kec. Renah Pembarap Kab.Merangin Prov. Jambi).

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.