Nilai Sosial Dalam Pantun Acara Adat Serah Terima Mempelai Pria Pada Perkawinan Daerah Tebo

Isi Artikel Utama

Yusrizal Yusrizal
Yenita Yenita
Muhammad Ali Basroh

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya minat generasi muda untuk mempelajari budaya pantun yang turun temurun. Banyak nilai-nilai kurangnya pemahaman generasi muda mengenai nilai–nilai budaya yang terkandung dalam pantun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam pantun pada acara serah terima mempelai pria pada adat perkawinan daerah Tebo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Analisis data dilakukan teknik content analisys. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, bait, baris dalam pantun, sumber data penelitian yaitu Modul Pelatihan Lembaga Adat Desa yang disusun oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tebo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 (enam) nilai sosial yang ditemukan pada 10 (sepuluh) pantun. Nilai sosial yang ada dalam pantun acara serah terima mempelai pria pada adat perkawinan daerah Tebo yakni, (1) nilai kekeluargaan, (2) nilai kepedulian, (3) nilai penghormatan, (4) nilai kasih sayang, (5) nilai tanggung jawab, dan (6) nilai keserasian.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yusrizal, Yusrizal, Yenita Yenita, dan Muhammad Ali Basroh. 2024. “Nilai Sosial Dalam Pantun Acara Adat Serah Terima Mempelai Pria Pada Perkawinan Daerah Tebo”. SEMBILAN : Jurnal Hukum Dan Adat 2 (1):11-23. https://adil.stihypm.ac.id/index.php/sembilan/article/view/125.
Bagian
Articles

Referensi

Bungin, Burhan. “Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis Ke Arah Ragam Varian Kontemporer,” 2011.

Desfitria, Rahmah, and Aninditya Sri Nugraheni. “Pengembangan Materi Ajar Pantun Pada Buku Tematik Kelas V Tema 4.” Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 2, no. 1 (2021): 13–23.

Harmaini, and Febrian Chandra. “Selayang Pandang Hukum Adat Di Kabupaten Merangin (Kajian Masyarakat Hukum Adat).” Jurnal Hukum STIH YPM 2, no. 1 (2020): 32–39.

Hawari, Adilla, and Muhammad Adek. “Struktur Dan Fungsi Sosial Pantun Pernikahan Di Pasaman Barat.” Lingua Susastra 3, no. 1 (2022): 11–23.

Ismadi, Hurip Danu. “Ketahanan Budaya: Pemikiran Dan Wacana.” Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Kubangun, Nur Aida, and Johan Pattiasina. “PINNE DALAM PERKAWINAN ADAT DESA TELAKECAMATAN PULAU-PULAU BABAR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA.” BASTORI: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Humaniora 2, no. 1 (2022): 108–21.

Mulyaningsih, Indrya. “Sastra Anak Pengembangan Kreativitas Melalui Puisi Dan Pantun,” 2015.

Mursyid, Wahyu Nur Malichah, and Taufik Nurhadi. “Nilai Sosial Pada Novel Manusia Dan Badainya Karya Syahid Muhammad.” SNHRP 5 (2023): 1020–26.

Nauliyanti, Lamro, and Khairul Anwar. “Makna Dan Fungsi Pantun Pada Upacara Perkawinan Di Desa Batu Penyabung Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun.” Pelitra 4, no. 2 (2021): 81–86.

Sofiani, Ika Kurnia, and Wira Sugiarto. “Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Tunjuk Ajar Melayu Karya Tengku Nasruddin Sa’id Effendy (Tennas Effendy).” El-Darisa: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 1 (2022): 80–111.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.

Syaraseti, Lintang Fairuza, Esti Tri Yuni Rahayu, and Ririn Setyorini. “ANALISIS NILAI SOSIAL DALAM CERPEN MENJELANG IDUL ADHA KARYA TENI GANJAR BADRUZZAMAN: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA.” In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (SENDIK), 1:207–19, 2023.

Wihdania, W, and A Agustang. “Pernikahan Tolotang Di Kelurahan Amparita Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang.” Phinisi Integration Review 3, no. 2 (2020): 165–72.