The Effectiveness of Establishing a New Autonomous Region in View of Law Number 23 of 2014 Concerning Regional Government

Main Article Content

Chintya Rizkika
Salman Salman
Kusaimah Kusaimah

Abstract

The purpose of this study is to find out the reasons for the Formation of a New Autonomous Region (DOB) which is considered as a solution in solving the problem of a region. to find out the formation of North Kalimantan Province (Kaltara) is one of the important policies related to social inequality. In research or studies using normative legal science methods, using a conceptual approach. The interpretation system used is in the form of using a juridical method in discussing a legal issue, it is required to always adhere to juridism adhered to by the legal system concerned. The results of the research and discussion in this study are that the purpose of regional expansion is very important because the expansion of the area will not be achieved if it is not prepared seriously. In order to be able to carry out the Formation of a New Autonomous Region, it must comply with conditions. Refer to PP 78/2007 concerning Procedures for Formation, Abolition and Merger of Regions. Article 4 paragraph 1.

Article Details

How to Cite
Rizkika, Chintya, Salman Salman, and Kusaimah Kusaimah. 2023. “The Effectiveness of Establishing a New Autonomous Region in View of Law Number 23 of 2014 Concerning Regional Government”. SEMBILAN : Jurnal Hukum Dan Adat 1 (1):13-23. https://adil.stihypm.ac.id/index.php/sembilan/article/view/75.
Section
Articles

References

Abdullah, MA. 2011. Kajian Dampak Pemekaran Wilayah Terhadap Pembangunan Daerah ( Studi Kasus : Kabupaten Masama, Provinsi Sulawesi Barat) [tesis]. Bogor. IPB

Alinapia. 2013. Pemekaran Daerah dan Impikasinya Terhadap Pelaksaan Otonomi Daerah. Sumatera Utara.

Damanhuri, Didin S. 2010. Ekonomi Politik dan Pembangunan. Bogor: IPB Press.

Direktorat jendral Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri. 2011. Evaluasi Daerah Otonom Hasil Pemekaran (EDOHP). Publik Disclosure Authorized. [3 Mei 2017]

Endarto. 2014. Evaluasi Pemekaran Daerah di Era Reformasi. Banten. Widyaiswara.

Fatmawati. 2011. Faktor-Faktor Keberhasilan Pemekaran Wilayah Kabupaten/Kota di Indonesia. Bogor. IPB

Mailendra, Fitra. 2009. Analisis Dampak Pemekaran Wilayah dan faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Barat. Bogor. IPB.

Nurkholis dan Nazara S. 2007. Ukuran Optimal Pemerintahan Daerah di Indonesia: Studi Kasus Pemekaran Wilayah Kaupaten/Kota Dalam Era Desentralisasi. Dalam Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia. Vol. VII No. 02, Januari 2007. http://isjd.pdii.lipi.go.id. [7 April 2017]

Riani, Ida Ayu Purba dan M. Pudhjihardjo. 2012. Analisis Dampak Pemekaran Wilayah Terhadap Pendapatan Per Kapita, Kemiskinan dan Ketimpangan AntarWilayah di Provinsi Papua. Jurnal Bumi Lestari, Vol 12 No 1, Februari 2012, hlm. 137-148.

Rianto, Riki. 2012. Pemekaran Nagari Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Pemerintah Nagari ( Di Nagari III Koto Aur Malintang Timur, Kecamatan IV Koto Aur Melintang Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sematera Barat ). Padang. Universitas Andalas.

Rita Helbra Tenrini, 2013. Pemekaran Daerah : Kebutuhan Atau Euforia Demokrasi, Kemenkeu, Jakarta.

Santosa, Purbayu B dan Rahayu R. 2005. Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya dalam Upaya Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Kediri. Dalam: Dinamika Pembangunan Vol. 2 No. 1/Juli 2005: 9-18. http://prints .undip.ac.id [12 April 2017].

Saputra, Adies. 2008. Pemekaran Daerah dan Implikasinya Terhadap Pembangunan. Jurnal Administrasi Publik, Vol 5, No 1, 2008: 69-82.

Sinaga, Bonar M. Dan Siregar, H. 2005. Dampak Kebijakan Desentralisasi Fiskal Terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah di Indonesia. Jakarta. Dedipnas.

Suhartono. 2015. Ketimpangan dan Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota di Daerah Hasil Pemekaran. Jakarta Pusat. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, Vol. 6 No. 1, Juni 2015 33-34.

Supriady, Dedi dan Dadang Solihin, 2001. Otonomi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Gramedia, Jakarta

Tarigan, Antonius. 2010. Dampak Pemekaran Wilayah. Dalam : Majalah Perencanaan Pembanguanan Edisi 01: 22-26.

Widarjono, Agus. Ph. D. 2013. Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Edisi Keempat. Yogyakarta. UPP STIM YKPN.

Winata, Gagas Ariasakti. 2016. Dampak Pemekaran Wilayah TerhadapPerkembanganPerekonomian dan Kinerja Pemerintah Daerah Kota/kabupaten di Provinsi Banten. Bogor. IPB.

Yusran, Rahmadani. 2007. Evaluasi Dampak Kebijakan Pemekaran Daerah di Indonesia (Studi Pemekaran Kabupaten Solok selatan). Demokrasi Vol. VI No. 2 Th. 2007.

Zuhro. 2009. Pemekaran Daerah Dan Implikasinya. Republika. 28 Agustus 2017.

.